sebuah kota kecil di utara Norwegia, berpenduduk tidak lebih dari 2000 jiwa, kalo menurut aku tempat ini si kayak desa, desa dg segala kemodernan nya. kota ini sepi, tidak ada hingar bingar cafe ato tempat hiburan sejenis, apalagi restoran cepat saji ternama, yang aada disini malah camp pengungsi korban perang baik dari Irak bahkan Serbia, pengungsi disini bukan di tenda tenda seperti yang biasa kita lihat, disini mereka di tempatkan di bangunan permanen yang sangat layak, bahkan ada petugas khusus yang menanganinya, mereka juga dapat santunan sekita 4jt rupiah perbulan perorang, itulah kenapa merka jauh jauh datang kesini buat ngungsi.

kota inijuga sangat bersih dan hijau, jalanan bersih, tidak ada yang namanya plastik kresek di pinggir jalan, tidak ada botol air mineral berserakan, pun juga aman, tidak ada pagar rumah disini, apalagi pagar tinggi dg tulisan “awas anjing galak!”, rumah rumah dan mobil pun bisa di tinggal tanpa terkunci, semua aman. disini juga tidak pernah terlihat anak anak muda nongkrong, merokok, apalagi sekedar maen kartu berhhahihi… mabok, masing masing punya kesibukan yang berarti. kota ini berbukit bukit batu granit yang sangat keras,tidak ada lahan pertanian atau perkebunan, yang ada pabrik pengolah ikan yang sangat modern, salmon norwegia yang sangat terkenal dan berbagai produk seafood yang semuanya untuk ekspor. lodingen juga tidak ada macet, apalagi kendaraan dg asep super tebal, harga bensin lebih murah ketimbang solar, ini atas dasar pemikiran bahwa solar lebih banyak menghasilkan gas buang polutan, sehingga di jual lebih mahal.

air kran bisa langsung diminum, karenanya tidak ada yang jual air mineral ber galon galon, kalo pun ada air mineral, hanya dalam botol botol ukuran 1 liter atau kurang. petugas PDAM pun sangat sigap, kalo ada komplain atau keluhan tinggal telpon, dalam waktu kurang dari 30 menit mereka sudah datang dg perlengkapan lengkap, padahal cuman benerin kebocoran yang cuman netes aja, hebat..!
buang sampah disini bayar, karena ada perusahaan yang mengelola sampah, bahkan kluwak atau pembuangan limbah rumah tangga, baik dari dapur, kamar mandi dan septic tank juga ada yang mengelola, karenanya juga mesti bayar. orang benar benar sadar akan pentingnya lingkungan, semua lahan disini kalo musim panas seperti sekarang dibiarkan hijau, rumput rumput dan berbagai tanaman dibiarkan tumbuh, bahkan hewan hewan seperti burung elang, berkeliaran bebas tanpa ada yang berusaha menembak ato sekedar ingin menangkapnya, bahkan aku masih ketemu anjing hutan atau serigala or wolf, tidak ada yang berusaha membunuhnya meski mereka tahu ia kadang membahayakan.

sampah sampah kaleng dan botol plastik di kelola dengan sangat bagus, setiap botol kaleng atau plastik di beri label dan harga yang berbeda untuk didaur ulang, botol botol tadi tinggal di masukkan mesin otomatis yang akan mendetek harga sesuai yang tercantum tadi dan menghancurkannya. sebagai contoh, kaleng coca cola dihargai sekitar 1kr atau sekitar 1600 rupiah. setelah masuk mesin, maka kita akan menerima bill yang bisa di cash kan di kasir.
yang membuat aku stress adalah tidak adanya malam, matahari 24 jam terang benderang, kalo pun sore menjelang suasananya jadi seperti suasana pagi, matahari hanya meredup tapi tidak ada perbedaan yang berarti, tetep aja siang dengan teriknya matahari. so, untuk menciptakan suasana malam, dan biar bisa tidur, maka tutup semua jendela rapat rapat, nyalain lampu dan tidur. selamat malam..!
Recent Comments